Pages

Jumat, 12 Juli 2013

Proyeksi pemeriksaan Genu

Banyak macam dari proyeksi pemeriksaan Genu diantaranya :

1. AP
2. Lateral
3.Dan Skyline.

Tetapi saya hanya akan menjelaskan proyeksi pemeriksaan Genu AP dan Lateral


Proyeksi AP




  • PP = Posisi pasien supine di atas meja pemeriksaan dengan kepala diganjal dengan bantal dan tangan berada di samping tubuh.
  • PO = Lutut yang diperiksa diletakkan di atas kaset, tepat di tengah-tengah kaset dan marker ditempelkan di ujung kaset.
  • CP = Tegak lurus Vertikal
  • CR = 2cm di bawah Oss Patella (Pada celah sendi antara Femur dan Tibia.
  • Kaset = 18x24cm
  • FFD = 90-100 cm
  • Luas lapangan kolimasi : Batas atas 1/3 Distal Femur dan batas bawah 1/3 Proksimal Cruris.
Kriteria Gambaran :




Proyeksi Lateral




  • PP = Pasien tidur di atas meja pemeriksaan dalam posisi supine. Kepala miring ke kanan dan ke kiridiganjal dengan bantal dan kedua tangan berimpit di depan dada.
  • PO = Lutut yang diperiksa diletakkan di atas kaset dalam posisi mediolateral. Lutut yang lain disilangkan ke depan atau ke belakang lutut yang akan diperiksa.
  • CP = Pada articular Genu.
  • CR = Tegak lurus Vertikal.
  • Kaset = 18x24cm 
  • FFD = 90-100cm
  • Luas lapangan kolimasi batas atas 1/3 distal femur dan 1/3 Proksimal Cruris
Kriteria gambaran :


{Pos Writed by Aditya






Kamis, 11 Juli 2013

Proyeksi pemeriksaan Cranium

Proyeksi pemeriksaan cranium basicnya ada 2 yaitu :

1. AP
2. Lateral


Proyeksi AP





  • PP = Posisi pasien supine dengan tangan berada di samping badan.
  • PO = Tempatkan MSP tubuh berada di tengah meja pemeriksaan dan Fleksikan leher agar OML (Orbitomeatal line) tegak lurus pada kaset.
  • CR = Tegak lurus Vertikal
  • CP = Pada Glabella
  • FFD = 100-120 cm
  • Memakai Lysolm/Grid
  • Menggunakan kaset 24x30cm
  • Luas lapangan kolimasi : Dari Verteks sampai Kartilago tyroid (C4).
Kriteria Gambaran :


1. Sinus Frontalis
2. Sinus Ethmoidalis
3. Sinus Paranasal
4. SInus Maxillaris.
5. Oss Frontal
6. Oss Nasal
7. Ethmoid
8.Sphenoid
9. Zygomaticum
10. Maxilla
11. Mandibula.
12. Vertebra Cervical.

Tujuan AP = Untuk melihat ke 4 sinus di wajah.


Lateral :

  • PP = Pasien obliq 45 derajat dengan kepala true lateral dengan tangan satu di depan kepala dan knee   difleksikan agar posisi pasien nyaman.
  • PO= MSP Horizontal dan Fleksikan Leher agar Interpupilarline tegak lurus dengan kaset.
  • CR = tegak lurus Vertikal
  • CP = 4-5cm di atas MAE atau 1-3jari di atas telinga.
  • FFD = 100cm
  • Menggunakan kaset 24x30cm
  • Menggunakan Lysolm/Grid
  • Luas lapangan Kolimasi : Batas atas dari Vertex dan batas bawah pada Cervical 4
Kriteria Gambaran :


1. MAE
2. TMJ
3. Sinus Frontalis
4.Sinus Maxillaris
5. Mandibula
6. Ramus Mandibula
7. Sphenoid
8. Mastoid air cells
9. Sella tursica.
10. Oss Temporal
11. Oss Frontal
12. Oss Parietal.
13. Oss Occipital
14. Oss Nasal
14.Oss Maxilla
15. Suture Coronalis
16.Suture Lambdoidea
17. Vertebra Cervical.

Tujuan Posisi Lateral adalah untuk melihat bagian dari Kepala dengan posisi dari samping untuk melihat TMJ dan MAE.


Posting : 12-07-13 Writed by Aditya



Dio Aditya Warman. Diberdayakan oleh Blogger.